(Source: simplekatastrophe, via shafirainbow)
Aku mau senyum kamu di tiap esok yang aku punya.
Aku mau tawa kamu di tiap waktu yang kumiliki.
Aku mau mata kamu di tiap hebat yang kulakukan.
Aku mau suara kamu di tiap sunyi yang kuhadapi.
Aku mau tubuh kamu di tiap indah yang kusiapkan.
Aku mau hati kamu di tiap aku tanya hatiku.
Tuhan..
Coba Kau izinkan aku membelah samudera
seperti aku berlayar di pulau daratan
Tuhan..
Andai Kau ciptakan langit terpisah dengan mega
Seperti Kau ciptakan bumi terpisah dengan bulan
Tuhan.. bisakah Kau biarkan kumbang bersahabat dengan hiu?
Seperti kau biarkan aku bersahabat dengan nista dunia
Bagaimana aku paham dengan kodrat kehidupan?
Sedang aku ini,
anak diri tak punya sanak
Tuhan.. aku hanya tak sudi
Debu mengotori hati melupakan suci
Aku tak peduli
Jalang-jalang berkeliaran menodai murni
Tuhan.. aku ingin hidup bernaung di tempat yang teduh
Bersih. Putih.
Aku tak mau sesuatu memalu otakku
Atau diam-diam meninju ulu hatiku
Tuhan..
Hanya pada-Mu ku mengadu.
Amin.

12 Juni 2013
The best prom night I ever had, really!!! Thank you for Sahitya Patibrata SMA48’13, Thanks for #RANforYourLife especially Rayi…. I love u too much<3
Let’s Rockin’ out night, babe!!! Hahaha lol
30 May, 2013
Pewayangan, Taman Mini Indonesia Indah
My sweet graduation :’)
Thanks.
28 Mei, 2013
Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah


this is my picture by acrylic paint and oil paint, the first time I painted by oil paint, this’s awesome and cute!! right? *dance*
Alhamdulillah.. Finally, I’ll get a real yellow jacket.
“Karena setiap manusia memiliki masa lalunya sendiri-sendiri.”
Sesungguhnya tidak ada masa lalu yang benar-benar bisa kita lupakan seratus persen kan? Apa lagi jika itu menyangkut penyesalan kamu seumur hidup. Ketika kamu harus meninggalkan sesuatu yang telah lama bersamamu, dan tiba-tiba sebuah kehidupan lain justru menghampirimu. Memaksamu untuk segera menyesuaikan diri.
Pernahkah kamu merasa tidak berada dalam situasi yang tepat? Situasi di mana sesuatu yang seharusnya dapat engkau miliki, justru sekarang dimiliki oleh orang lain.
Ketika seberapa pun kerasnya engkau melawan, semuanya tidak akan pernah kembali ke tempat yang sama.
Sehingga pada akhirnya kamu harus merelakan, membantah semua argumenmu yang telah busuk, dan kemudian melangkah bersama di tempat yang lain, suka atau tidak.

May 21, 2013